DETAIL DOCUMENT
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP WANPRESTASI KERJASAMA PENGGEMUKAN SAPI DI DESA PELEM KECAMATAN PURWOSARI KABUPATEN BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
WIDYAWATI, PRISMA
Subject
349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi 
Datestamp
2023-09-15 04:51:59 
Abstract :
Kerjasama penggemukan sapi yang ditekuni oleh pak Jaswadi di desa Pelem kecamatan Purwosari kabupaten Bojonegoro di dalam praktiknya sapi-sapi yang digemukkan merupakan sapi milik patner kerjasamanya. Adapun bagi hasil yang diterapkan antara pemilik modal dan pengelola yang bergerak dalam bidang usaha penggemukan sapi, ketika sapi sudah terjual berapapun profitnya maka nisbah bagi hasilnya adalah 50:50. Namun pada praktiknya, dalam menjalankan usaha penggemukan sapi terjadi wanprestasi yang disebabkan oleh salah satu pihak sehingga nisbah bagi hasil tidak sesuai kesepakatan awal. Penelitian ini difokuskan pada terjadinya wanprestasi dalam kerjasama penggemukan sapi. Adapun tujuannya adalah (1) untuk mengetahui praktik wanprestasi kerjasama penggemukan sapi di desa Pelem kecamatan Purwosari kabupaten Bojonegoro, (2) tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik wanprestasi kerjasama penggemukan sapi tersebut. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber datanya meliputi data primer yang berasal dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Kedua, data skunder yang berasal dari jurnal, artikel, buku dan lainya. Metode yang dijadikan untuk menganalisis penelitian ini adalah deduktif kualitatif dengan dengan menggunakan teori akad, s}hirkah, dan wanprestasi. Kemudian setelah data terkumpul, peneliti menggunakan teknik analisa data dengan beberapa tahapan, yaitu Editing, Classifying, Verifying, Analyzing, dan Concluding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik kerjasama penggemukan sapi terjadi wanprestasi pada bagi hasil yang telah disepakati diawal perjanjian yakni 50:50 menjadi 55:45. Berlandaskan KUHPerdata bahwa wanprestasi yang terjadi termasuk golongan ke tiga, yaitu memenuhi prestasi tetapi tidak sesuai atau keliru. (2) Menurut tinjauan hukum ekonomi syariah praktik kerjasama yang berlangsung yaitu pak Parwan sebagai s}habibu al-mal yang menginvestasikan uangnya 100% untuk modal usaha, sedangkan pak Jaswadi sebagai mudarib hanya mengeluarkan tenaganya saja. Ditinjau dari segi muamalah model kerjasama ini termasuk dalam kategori s}hirkah mud}harabah. Namun dalam s}hirkah mud}harabah yang dilakukan terjadi kefasidan dan tidak sesuai dengan prinsip keadilan dalam bagi hasil yaitu tawazun atau keseimbangan. Akad kerjasamanya dilakukan secara lisan saja tidak tertulis. Berdasarkan teori akad, trainsaiksii peinggeimukain saipii yaing diilaikukain iitu tidak sah karena tidak terpenuhinya salah satu rukun akad yaitu, pada maudhu? al-?aqd. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri