Abstract :
Literasi Matematika sangatlah Penting dan dibutuhkan agar siswa mampu menuangkan ide, membangun konsep, menalar, dan mengomunikasikan ide permasalahan matematika dengan efektif. Salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya kemampuan literasi matematika siswa adalah kreativitas seorang guru dalam pemanfaatan media pembelajaran. Dengan bantuan media permainan ular tangga berbasis budaya daerah adalah salah satu cara agar dapat menyampaikan materi dengan baik, tidak membosankan, dan juga dapat memeberikan pengaruh positif serta menarik terhadap siswa untuk semanggat mengikuti pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa melalui media permainan ular tangga berbasis budaya daerah. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Unggulan Al-Falah Pacul Bojonegoro, dengan pemilihan kelas VIII sebagai subjek penelitian dengan jumlah sebanyak 19 siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan tes soal, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan subjeknya dengan cara Pruposive sampling. Hasil dari tes dan wawancara yang telah dilakukan menunjukkan kemampuan literasi matematika peserta didik pada kelompok tinggi mampu memenuhi semua indikator pada level 1,2,3,4,5, dan 6. Peserta didik pada kelompok sedang mampu memenuhi indikator pada level 1, 2,3 dan 4. Peserta didik pada kelompok rendah belum mampu memenuhi salah satu dari indikator pada level 3,4,5 dan 6. Dapat disimpulkan bahwa pada level 1 dan level 2 peserta didik termasuk dalam kategori rendah, pada level 3 dan 4 masuk dalam kategori sedang, dan pada level 5 dan level 6 termasuk dalam kategori tinggi. Adapun kesulitan yang mendasar yiatu peserta didik kesulitan dalam menganalisis soal yang diberikan. Hal ini disebabkan karena kebanyakan siswa belum terbiasa dengan soal-soal yang membutuhkan nalar dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang rumit.