Abstract :
Libur panjang menjadikan sistem pembelajaran di sekolah berhenti, hal ini menyebabkan perubahan yang melatar belakanngi terjadinya rendahnya tingkat kemajuan belajar dan gairah belajar. Motivasi belajar rendah terjadi akibat libur panjang yang membuat siswa menjadi kurang untuk semangat belajar . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat rendahnya motivasi belajar siswa melalui konseling kelompok dengan cognitive behavior therapy untuk meningkatkan motivavsi belajar siswa MTs Raudlatul Huda. Partisipan penelitian ini adalah siswa di MTs Raudlatul Huda kelas VIII dengan julmah populasi 336, penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan hasil 132 sampel. Pengumpulan data menggunakan metode skala psikologi motivasi belajar, observasi dan, wawancara. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif Pre-eksperimen, data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmorgov-Smirnow dan uji reliabilitas menggunakan nilai alpha cronbach, uji paired sample T- test dengan bantuan SPSS 2.6. Hasil penelitian menunjukan terdapat 87% kategoti tinggi, 10% kategori rendah dan 3% kategori sedang 0,000 ( sig < 0,05) pada masalah motivasi dan 0,000 (sig < 0,05) pada tingkat motivasi belajar yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sebelum diuji dengan pre-test dan post-test ditemukan adanya tingkat motivasi belajar siswa rendah dan setelah diberikanya treatment sebanyak 6 kali pertemuan motivasi siswa kembali meningkat dan efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan efektivitas konseling kelompok dengan cognitive behaviour therapy pada siswa MTs Raudlatul Huda.