Abstract :
Penelitian ini berfokus pada penerapan metode double exponential smoothing untuk meramalkan kebutuhan bahan baku tempe, memberikan dasar bagi pengambilan kebijakan yang tepat. Seiring eksistensi usaha Tempe Mbah Di yang terletak di Bojonegoro, stabilitas permintaan bahan baku adalah faktor penting. Masa pandemi mengungkapkan fluktuasi permintaan dan keterbatasan pasokan kedelai. Metode Double Exponential Smoothing digunakan dengan inisialisasi level awal, peramalan berdasarkan data harga historis dan level sebelumnya, serta evaluasi akurasi menggunakan MAPE. Uji kelayakan menunjukkan keberhasilan implementasi metode ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi peramalan ini sesuai dengan rancangan yang telah dibuat, ditandai dengan rata-rata MAPE sebesar 0,74%. Uji blackbox juga mengonfirmasi fungsi aplikasi sesuai harapan. Kesimpulannya, penerapan Double Exponential Smoothing mampu meramalkan kebutuhan bahan baku tempe secara efektif, memberi panduan bagi pengelola dalam mengambil keputusan strategis.