Abstract :
Percaya diri adalah keyakinan untuk melakukan sesuatu untuk diri sendiri sebagai ciri pribadi yang di dalamnya terdapat keyakinan terhadap kemampuan diri, optimisme, objektivitas, tanggung jawab, rasionalitas, dan realistis. Percaya diri mempunyai beberapa ciri yaitu percaya diri terhadap kemampuan diri, berani menghadapi tantangan , berpikir positif, bertanggung jawab, dan obyektif. Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan percaya diri siswa dengan menerapkan teknik sosiodrama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan Pre-Experimental Design dengan bentuk desain One-Group Pretest-Posttest Design. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 8 siswa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok dan diberikan treatment selama 7 pertemuan. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dengan jumlah populasi 64 Penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling Desighs dengan 8 sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket rasa percaya diri dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 siswa kelas VII yang teridentifikasi memiliki skor rasa percaya diri yang rendah. Data penelitian dianalisis menggunakan Uji normalitas Kolmorgov-Smurnow dan uji reliabilitas, uji paired sample T- test dengan bantuan SPSS 2.6. Hasil penelitian menunjukkan p=0,000 dengan taraf kesalahan a-5% atau 0,05 maka pa yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik sosiodrama dengan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan percaya diri siswa SMPN 1 Trucuk.