Abstract :
Penelitian di latar belakangi dengan permasalahan rendahnya komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMP 2 Negeri Rengel yang ditandai dengan perilaku seperti siswa masih malu dan enggan berkomunikasi sesama temannya maupun dengan guru, siswa malu menyampaikan pendapat saat sekolah, siswa masih sulit beradaptasi dengan lingkungan. Hal ini berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang di dapatkan bersama guru BK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik self-talk untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre eksperiment dengan desain one group Pre-test dan Post-test. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP 2 Negeri Rengel Tahun Ajaran 2022-2023. Data di kumpulkan melalui instrument komunikasi interpersonal. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 10 anak dengan layanan bimbingan kelompok dan diberikan Treatment selama 7 pertemuan. Teknik analisis data menggunakan uji Shapiro Wilk untuk membandingkan nilai Pre- test dan Post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal siswa kelas VIII sebelum di berikan perlakuan teknik Self-talk berada dalam kategori rendah dengan presentase rata-rata 10,39% yaitu berada dalam kategori rendah dan setelah di berikan perlakuan dengan teknik Self-talk mengalami peningkatan menjadi kategori tinggi dengan presentase rata-rata 16,90%, perbedaan antara hasil presentase sebelum dan sesudah treatment rata-rata yaitu sebesar 5,940%. Maka dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan antara Pre-test dan Post-test, artinya teknik Self-talk cukup efektif dalam meningkatkan interpersonal siswa.