DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN KESADARAN MENJAUHI PERILAKU MENYIMPANG SISWA KELAS XI-IPS KETERAMPILAN MAN 2 BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Ainun Faidah (STUDENT ID : 201655010104022)
Ahmad Manshur (LECTURER ID : 2122037701)
Subject
371 Sekolah dan aktivitasnya; pendidikan khusus 
Datestamp
2022-02-08 02:36:09 
Abstract :
Kecerdasan spiritual dan kesadaran menjauhi perilaku menyimpang siswa sangat berkaitan dalam dunia pendidikan, untuk terciptanya rasa tanggung jawab di dalam diri manusia. mempunyai kesadaran menjauhi perilaku menyimpang yang tinggi, bisa membedakan mana hal yang baik dan buruk dan bisa menghadapi atau memecahkan persoalan dengan baik kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menghadapi dan memecahkan berbagai makna, control diri dan menggunakan hati nurani nya dalam kehidupan serta kemampuan memberi makna nilai ibadah kehidupannya agar menjadi manusia yang sempurna atau insan kamil agar tercapai dunia dan akhirat Penelitian ini bertujuan untuk (1)Mengetahui tingkat kecerdasan spiritual keagamaan siswa kelas XI di lingkungan sekolah MAN 2 Bojonegoro. (2)Mengetahui kesadran menjauhi perilaku menyimpang siswa Kelas XI di lingkungan sekolah MAN 2 Bojonegoro. (3)Mengetahui hubungan tingkat kecerdasan spiritual keagamaan dengan kesadaran menjauhi perilaku menyimpang siswa kelas XI di lingkungan sekolah MAN 2 Bojonegoro. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Metode angket, observasi, wawancara dan dokumentasi dari kegiatan ibadah sholat berjamaah dan ekstra wajib (pramuka). Metode analisis data yang digunakan yaitu metode statistik yang menganalisis rumus. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) kecerdasan spiritual siswa saat dalam proses pembelajaran sangatlah penting, dengan memberikan motivasi, dorongan agar terciptanya peserta didik yang tertib dan bisa membedakan baik buruknya sesuatu. baik buruk nya siswa tergantung dengan pembekalan dari guru, semakin banyak pendekatan siswa akan lebih tahu hal yang bisa membuatnya untuk berkembang. (2) Kegiatan evaluasi setiap awal pelajaran di mulai agar guru dapat melihat perkembangan siswa, mulai dari awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran, pendekatan antara guru dan murid sangatlah penting, dengan adanya dorongan, motivasi, evaluasi sehingga peserta didik dapat bisa mengatur ketertiban dirinya sendiri (3) Dengan adanya hubungan antara kecerdasan keagamaan dengan kesadaran menjauhi perilaku menyimpang siswa dengan hasil koefisien product momen sebesar 0,440 maka sangat berpengaruh dengan kehidupan siswa di sekolah, tertibnya peserta didik dan selalu berbuat baik di lingkungan sekolah. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri