DETAIL DOCUMENT
STRATEGI PENANGANAN ANAK YANG KESULITAN BELAJAR DALAM PENGEMBANGAN POTENSINYA DI MADRASAH IBTIDAIYAH INTERNATIONAL CLASS PROGRAM (MI ICP) NURUL ULUM BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Siti Khustimah (STUDENT ID : 2011550102997)
Masjkur Masjkur (LECTURER ID : 0000000000)
Sugeng Sugeng (LECTURER ID : 0000000000)
Subject
207 Misi dan pendidikan agama 
Datestamp
2022-02-27 13:04:32 
Abstract :
Dalam proses belajar mengajar di sekolah, setiap guru senantiasa mengharapkan agar siswanya dapat mencapai hasil belajar yang maksimal. Pada kenyataannya ada beberapa siswa yang menunjukkan gejala tidak dapat mencapai hasil belajar yang diharapkan. Berpijak dari uraian di atas permasalahan penelitian ini adalah 1. Bagaimana strategi penanganan anak yang kesulitan belajar dalam pengembangan potensinya di MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro ? 2. Apa sajakah faktor pendukung dan faktor penghambat menangani anak yang kesulitan belajar dalam pengembangan potensinya di MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro ? Tujuan penelitian ini adalah 1. Mengetahui strategi penanganan anak yang kesulitan belajar dalam pengembangan potensinya di MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro 2. Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat menangani anak yang kesulitan belajar di MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro. Penelitian yang peneliti lakukan ini adalah jenis penelitian kualitatif. Ini dilakukan karena sesuai dengan survei yang dilakukan yaitu memerlukan ketajaman dan kecermatan dalam mengamati masalah yang akan diteliti. 1. Adapun strategi penanganan anak yang kesulitan belajar dalam pengembangan potensinya di MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro adalah sebagai berikut : Menganalisis hasil diagnosis, mengidentifikasi dan menentukan bidang kecakapan tertentu yang memerlukan adanya perbaikan dan menyusun adanya perbaikan. 2. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat menangani yang kesulitan belajar dalam pengembangan potensinya di MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro adalah sebagai berikut : Faktor pendukung: adanya kemauan, minat, perhatian, usaha, motivasi siswa, waktu/kesempatan, lingkungan di sekolah, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, teman sebaya sedangkan faktor penghambat adalah kondisi fisik individu, faktor psikologis, waktu/kesempatan, lingkungan siswa di sekolah, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, teman sebaya, pengaruh tayagan televisi dan hand phone. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri