Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
WATI, TANTI LARAS
Subject
370.114 Ethical Education, Character Education/Etika Pendidikan, Pendidikan Karakter
Datestamp
2024-07-05 01:53:29
Abstract :
Kurikulum merdeka merupakan konsep perubahan yang dirancang oleh Mentri Pendidikan untuk kemajuan anak bangsa. Kurikulum merupakan komponen penting dalam menajemen pendidikan. Kurikulum merdeka mulai diterapkan secara bertahap sebagai upaya transformasi pembelajaran yang lebih unggul untuk menggali potensi diri, menumbuhkan kreativitas, inovasi dan kemandirian peserta didik. Guna kemajuan bangsa Negara kedepannya tentulah dari membentuk sumber daya manusia yang cerdas dan berakhlakul karimah, dimulai dari perbaikan kinerja guru yang rendah dan kurang profesional, pembelajaran yang membosankan serta profil peserta didik yang kurang baik, beranjak dari hal itu diperlukan implementasi kurikulum merdeka agar dapat menjadi solusi dalam menghilangkan permasalahan dalam pendidikan melalui proses merdeka belajar dengan mewujudkan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahap, pertama reduksi data, kedua penyajian data, ketiga penarikan kesimpulan dan verifikasi. teknik keabsahan data yang digunakan ialah Triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Adapun sumber yang diamati ialah, Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Agama Islam dan Peserta didik SDN 41 dan SDN 74 Kota Pagar Alam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan proses Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 41 dan SDN 74 Kota Pagar Alam Sumatera Selatan telah dimulai sejak tahun ajaran 2022/2023. Bagi kedua sekolah ini Kurikulum Merdeka dapat memberikan warna baru dalam dunia pendidikan di Indonesia serta memberikan kesempatan kepada peserta didik agar mendapatkan kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya dan juga dapat membangkitkan semangat dan minat belajar peserta didik. Mereka dapat merasakan kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pembelajaran yang seperti ini adalah cara terbaik yang sesuai dengan prinsip pembelajaran yang berpihak pada siswa.