DETAIL DOCUMENT
PENGELOMPOKAN PRODUKSI PADI PADA PROVINSI DI INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
WULANDARI, DEVI AYU
Subject
003.56 Decision Theory/Teori Pengambilan Keputusan 
Datestamp
2024-07-31 01:58:22 
Abstract :
Indonesia merupakan negara agraris karena penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Sektor pertanian berperan penting dalam pemasok bahan makanan, karena beras menjadi makanan pokok masyarakat dengan tingkat konsumsi 132,98 kg/kapita/tahun. Indonesia menjadi produsen beras terbesar keempat di dunia dan nomor satu di Asia Tenggara. Tetapi akibat dari El Nino, produksi beras mengalami penurunan yang mengakibatkan kenaikan harga beras. Jumlah produksi padi dipengaruhi oleh faktor luas lahan, penggunaan benih, pupuk, dan jumlah tenaga kerja yang berpengaruh secara nyata. Tahapan penelitian dimulai dari perencanaan, studi literatur, pre-processing, penerapan model K-Means, hingga evaluasi hasil. Klasterisasi menggunakan algoritma K-Means menghasilkan tiga bentuk cluster yaitu 22 data termasuk dalam provinsi dengan tingkat produksi padi rendah (C1), 4 data termasuk dalam kategori produksi padi tinggi (C2) yaitu Provinsi Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Serta 8 data lainnya termasuk dalam kategori produksi padi sedang (C3). Hasil perhitungan dievaluasi menggunakan DBI (Davies Bouldin Index) yang memperoleh hasil K=2 sebesar 0,41476, K=3 sebesar 0,41013, K=4 sebesar 0,45584, dan K=5 sebesar 0,49548. Serta pengujian kelayakan sistem memperoleh hasil 92% yang menyatakan sangat setuju dan sistem dinyatakan valid pada hasil pengujian Blackbox. Sehingga diketahui provinsi yang memiliki tingkat produksi tinggi guna mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri