Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
EMI ROHMAWATI (STUDENT ID : 201655010104043)
M.JAUHARUL MA’ARIF (LECTURER ID : 2128097201)
Subject
297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai
Datestamp
2022-04-05 03:04:54
Abstract :
Desa Sumuragung merupakan sebuah desa unik yang dikenal sebagai desa religius, peneliti tertarik melakukan penelitian di Desa Sumuragung karena sesuai dengan tema penelitian yang sedang diambil yaitu berkaitan dengan salahsatu ayat dalam al-Qur?an. al-Qur?an yang didalamnya banyak terdapat nilai-nilai kependidikan agama islam salahsatunnya terdapat dalam Surat Luqman ayat 17, dengan generasi milenial mengamalkan nilai kependidikan dalam surat Luqman ayat 17 dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan diri namun juga membentengi diri agar tetap berada pada koridor syariat islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja nilai Kependidikan Agama Islam dalam al-Qur?an Surat Luqman ayat 17, bagaimana generasi milenial di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro serta bagaimana pengamalan Nilai Kependidikan Agama Islam dalam Al-Qur?an Surat Luqman Ayat 17 Oleh Generasi Milenial di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data utama yang diperoleh berasal dari Generasi Milenial di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Hasil penelitian ini menunjukkan Pengamalan Nilai Kependidikan Agama Islam dalam al-Qur?an Surat Luqman Ayat 17 Oleh Generasi Milenial di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro terhadap empat nilai kependidikan Agama Islam yang telah diterapkan dengan cukup dalam adalah mengingatkan kebaikan dan sabar. Dalam pengamalan nilai kependidikan Agama Islam terkait Salat dan Menjauhi keburukan sudah diterapkan namun belum begitu dalam sebab masih ada beberapa generasi milenial yang kuantitas pelaksanaan Salatnya masih belum terjaga, ada yang lalai dalam pelaksanaannya dan menjauhi keburukan menjadi hal yang sulit dilakukan oleh generasi milenial.