Abstract :
Pertumbuhan teknologi yang pesat telah menghadirkan berbagai fenomena baru dalam industri game, salah satunya adalah penggunaan bot untuk menyelesaikan tugas harian dalam permainan. Fenomena ini menarik perhatian banyak pihak karena kemampuannya meningkatkan efisiensi dan memberikan keuntungan kompetitif bagi pemain. Namun, penggunaan bot dalam game tidak lepas dari berbagai pertanyaan etika, terutama dalam konteks bisnis Islam yang sangat menekankan prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, dan transparansi.
Penelitian ini menjawab dengan lebih dalam mengenai beberapa rumusan masalah utama. Pertama, bagaimana mekanisme penggunaan bot dalam game Growtopia? Kedua, bagaimana tinjauan etika bisnis Islam terhadap penggunaan bot dalam game Growtopia? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan bot dalam menyelesaikan tugas harian (daily quests) di game Growtopia sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada penelitian lapangan (field research). Penelitian ini melibatkan studi kasus, observasi dan wawancara mendalam dengan pemain game serta mengutip pernyataan dari pengembang game sebagai sumber data primer. Selain itu, data juga dikumpulkan melalui analisis literatur terkait, fatwa ulama, dan pandangan dari pakar etika bisnis Islam sebagai sumber data sekunder. Pada proses pengumpulan data, metode yang digunakan diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh dari sumber-sumber data, selanjutnya diolah menggunakan metode deskriptif analitis melalui pendekatan kualitatif berdasarkan peraturan dan ketentuan dalam game growtopia menggunakan perspektif etika bisnis Islam.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan dua hal utama. Pertama, mekanisme penggunaan bot dalam game Growtopia dimulai dengan penyediaan aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk mengoperasikan bot dalam game tersebut. Penggunaan aplikasi ini jelas melanggar peraturan yang ditetapkan oleh pihak pengembang game, yang pada dasarnya melarang segala bentuk kecurangan, termasuk penggunaan bot. Kedua, dari perspektif etika bisnis Islam, penggunaan bot dalam game Growtopia dinilai tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang dianut. Meskipun penggunaan bot dapat memberikan efisiensi dalam menyelesaikan tugas harian, tindakan ini pada akhirnya merusak integritas permainan dan menciptakan ketidakadilan di antara pemain. Penggunaan bot membuat permainan menjadi tidak adil karena pemain yang menggunakan bot mendapatkan keuntungan yang tidak wajar dibandingkan dengan pemain yang bermain secara jujur.