DETAIL DOCUMENT
PEMODELAN PRODUKSI PADI DI KABUPATEN BOJONEGORO MENGGUNAKAN REGRESI SPLINE TRUNCATED
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
INSIYAH
Subject
630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan 
Datestamp
2024-08-03 06:46:34 
Abstract :
Bojonegoro merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur penghasil padi terbesar. Bojonegoro memiliki produktivitas padi yang berbeda-beda, dengan rata-rata produktivitas sebesar 5,72 ton/ha. Namun dari beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Kedewan mempunyai produktivitas padi sangat rendah dan di bawah rata-rata produktivitas kabupaten yaitu hanya sebesar 3,81 ton/ha. Produksi padi di Bojonegoro dari Januari sampai Desember 2021 jika diakumulasikan menjadi beras dengan angka konversi Gabah Kering Giling (GKG) ke beras tahun 2018 sama dengan 389.182 ton beras. Sedangkan produksi padi dari Januari hingga Desember 2021 jika dikonversikan ke beras sebesar 406.671 ton beras. Data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 28 data yang dimana dapat dimodelkan nonparametrik dengan metode spline truncated. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan model prediksi produksi padi di kabupaten Bojonegoro menggunakan metode spline truncated. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Nonparametik Spline Truncated. Data sekunder didapatkan dari web Satu Data Bojonegoro yang meliputi data jumlah Produksi Padi di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2023 dan variabel yang mempengaruhi yaitu Luas Lahan (x1), Pupuk Urea ( x2), Bibit (x3), Pupuk NPK (x4), dan Jumlah Penduduk (x5), Hasil dari kajian ini diketahui bahwa dari Model regresi nonparametrik spline truncated terbaik dalam pemodelan Produksi Padi di Kabupaten Bojonegoro adalah menggunakan kombinasi titik knot dengan titik knot yang optimum yaitu variabel x1, x3, dan x4 adalah tiga titik knot, dan x2 adalah dua titik knot serta x5 adalah satu titik knot. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri