Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab secara deskriptif terkait Implementasi Peer Teaching Method dalam upaya Menanamkan sikap Kemandirian Belajar Siswa. Dan mendiskripsikan hasil dari pada Implementasi Peer Teaching Method dalam upaya Menanamkan sikap Kemandirian Belajar Siswa. Dalam proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar-mengajar merupakan kegiatan yang paling pokok. Berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses belajar-mengajar yang dialami olehguru dan siswa. Mengajar bukan hanya sekedar menyalurkan pengetahuan guru ke murid melainkan untuk membantu murid membentuk pengetahuannya secara mandiri lewat kekuatan dirinya terhadap fenomena-fenomena dan objek yang ingin
diketahui. Faktor yang diduga menjadi salah satu penghambat keberhasilan belajar adalah kesadaran dalam kemandirian belajar siswa. Hal ini sama dengan keadaan siswa kelas XI MA ASSALAM yang lebih mementingkan hal yang kurang bermanfaat untuk dirinya dalam belajar. Metode tutor sebaya merupakan metode pembelajaran yang berbasis active learning yang mana dengan pembelajaran yang melibatkan keaktifan siswa inilah yang diharapkan mampu menanamkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada proses Implementasi Peer Teaching Method dalam Menanamkan sikap Kemandirian Belajar Siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif serta data yang dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama Implementasi Peer Teaching Method dalam upaya Menanamkan sikap Kemandirian Belajar Siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak yaitu melalui tiga tahapan yang terdiri dari: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pelaksanaan terdiri dari tiga fase yaitu: Fase Bimbingan, Fase Pengajaran, Fase Pertanggungjawaban, 3) Tahap evaluasi. Kedua hasil Implementasi Peer Teaching Method dalam Menanamkan sikap Kemandirian Belajar Siswa sebagai berikut: 1) Siswa Disipilin dalam Belajar, 2) Memotivasi Siswa untuk Belajar 3) Akan Tertanam Sikap Tanggungjawab, 4) Terbentuknya Percaya diri Siswa, 5) Siswa memiliki Inisiatif dalam Belajar. Dibuktikan dari hasil instrumen dimana menunjukan kategori sudah tertanam 65%, kategori mulai tertanam menunjukan 35%,, serta 0% untuk kategori belum tertanam.