Abstract :
Kemajuan teknologi informasi digital harus diiringi dengan kemampuan literasi digital. Ini merupakan syarat mutlak yang tidak dapat diindahkan. Gerakan Literasi Sekolah dalam Permendikbuk Nomer 13 tahun 2015, salah satu tujuannya adalah untuk merespon hal tersebut. Apalagi kecakapan abad 21 menuntut keterampilan literasi digital sebagai salah satu pondasi literasi.tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui (1) bagaimana konsep literasi digital di MA Tarbiyatul Islam Soko (2) bagaimana pelaksanaan literasi digital dalam pembelajaran SKI kelas XI di MA Tarbiyatul Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di lakukan di Madrasah Tarbiyatul Islam Soko Tuban. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedang untuk analisis data di lakukan dengan menggunakan model Miles Huberman yang mencangkup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.selanjutnya untuk pengecekan keabsahan data dilakukan melalui Teknik trianggulasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) konsep literasi digital di MA Tarbiyatul Islam Soko adalah menggunakan model blended learning, yang memadukan pembelajaran tatap muka dan online dalam waktu bersamaan dan menggunakan internet sebagai penunjang keberhasilan proses belajar mengajar. (2) Pelaksanaan literasi digital dalam pembelajaran SKI kelas XI di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam dilakukan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil perencanaan di MA Tarbiyatul Islam Soko sudah dilakukan dengan baik seperti menyiapkan RPP dan media pembelajaran. Selanjutnya tahap pelaksanaan literasi digital pada pembelajaran SKI sudah terlaksana dengan baik. Tahao akhir evaluasi. Pada tahap ini evaluasi dilakukan dengan cara memberikan soal harian, mingguan, PTS dan PAS kepada peserta didik.