DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PROGRAM TAHFIDZ JUZ 30 DALAM MEMBENTUK KUALITAS HAFALAN SANTRI DI TPQ AL-UTSMANY DESA TALOK KECAMATAN KALITIDU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
MUTMAINNAH, SITI
Subject
200 Agama 
Datestamp
2024-08-07 06:28:40 
Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kegiatan santri di dalam TPQ maupun kegiatan belajar mengajar disekolah, Sehingga santri belum mampu memanagemen waktu dalam menghafal dan memelihara hafalan Al-Qur?an juz 30. TPQ Al-Utsmany salah satu lembaga yang mengembangkan program tahfidz juz 30, tujuannya menyiapkan wadah bagi santri yang ingin mengikuti hafalan Al-Qur?an. Dengan adanya tahfidz juz 30 harapanya mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur?an serta mempersiapkan lulusan yang lebih unggul. Jenis Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan program tahfidz juz 30, hasil implementasi program tahfidz juz 30, serta faktor pendukung dan penghambat program tahfidz juz 30 dalam membentuk kualitas hafalan santri di TPQ Al-Utsmany Talok Kalitidu Bojonegoro. Teknik pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data, reduksi data, data display, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan program tahfidz juz 30 dilaksanakan setelah sholat mangrib pada hari minggu dan senin. Kemudian setelah sholat subuh pada hari senin sampai rabu, terlaksana dengan baik dan lancar (2) Capaian kualitas hafalan tahfidz juz 30 dari tahun 2020 hampir mencapai 95%, santri lulusan TPQ Al-Utsmany hafal juz 30 dan surat pilihan yaitu, Al-Waqi?ah, Yasin, dan Al-Mulk. Adapun indikator kualitas hafalan yaitu, kelancaran hafalan, kesesuaian bacaan dengan kaidah ilmu tajwid, dan fashohah. Hafalannya menggunakan metode talqin, tafahum, dan tikrar (3) Faktor pendukung dalam membentuk kualitas hafalan juz 30 meliputi, motivasi guru dan orang tua, teman yang rajin, tempat yang kondusif, memberikan mahkota kepada orang tua, kesehatan, dan tekat menjadi hafidz atau hafidzah. Adapun faktor penghambat adalah kurangnya motivasi dari diri sendiri, kurang bersungguh-sungguh, suasana yang kurang nyaman, adanya ayat-ayat yang serupa, kurang lancarnya dalam membaca, dan kurangnya kemampuan mengatur waktu. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri