DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN (PPRA) TEMA KEARIFAN LOKAL SISWA KELAS VII DI MTs ROUDLOH SEMAMBUNG KANOR BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
KAMALA, ELMA
Subject
207 Misi dan pendidikan agama 
Datestamp
2024-08-10 04:10:29 
Abstract :
Pendidikan adalah sarana untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan warisan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perkembangan pendidikan dari waktu ke waktu pasti mengalami perubahan yang pesat. Tujuan dari perubahan ini adalah untuk mencapai hasil pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan. Kurikulum berperan sebagai instrumen penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum merdeka adalah program baru yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan menciptakan kurikulum yang lebih mandiri dan kontekstual untuk siswa di seluruh Indonesia. Dalam konteks ini, pembelajaran projek digunakan untuk memperkuat profil pelajar Pancasila, meningkatkan minat belajar siswa dan mengembangkan kompetensi serta karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tiga langkah yaitu meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi/kesimpulan. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian menunjukkan beberapa tahapan dalam mengimplementasikan projek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin di MTs Roudloh Semambung. Tahapan tersebut meliputi. Tahap perencanaan meliputi membentuk tim fasilitator, mengidentifikasi kesiapan madrasah, menentukan dimensi, tema dan alokasi waktu, menyusun modul projek. Tahap pelaksanaan yaitu pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi dan tindak lanjut. Dan tahap evaluasi yaitu penilaian berdasarkan pengamatan terhadap aktivitas pelaksanaan P5-PPRA. Adapun faktor pendukungnya meliputi semangat dan antusiasme peserta didik, sarana dan prasarana yang memadai serta dukungan dari lingkungan sekolah. Namun, terdapat juga faktor penghambat seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap kurikulum baru dan perbedaan karakteristik siswa. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri