DETAIL DOCUMENT
EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK DISPUTE KOGNITIF UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA KORBAN BULLYING DI SMP PLUS AL FATIMAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
FIRDAUS, SHOVIA DANI WARDATUL
Subject
153 Proses mental dan kecerdasan 
Datestamp
2024-08-16 07:51:37 
Abstract :
Kecemasan merupakan sebuah tarauma dari masa lalu yang menjadikan seseorang merasa takut, serta tidak nyaman. Dapat dilihat dari gejala fisik, seperti detak jantung lebih cepat, mulut kering, badan berkeringat bergetar dan kekhawatiran akan terjadi suatu hal yang buruk. terdapat empat aspek dalam kecemasan antara lain : aspek somatis ,aspek psikomotorik , aspek emosional , aspek kognitif. Salah satu penyebab ketidak nyamanan adalah bullying yang terjadi disekolah, Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian Pre-experimental design. Pada penelitian ini menggunakan bentuk penelitian Pre-experimental design. Dikatakan Pre-experimental design karena masih terdapat variabel luar yang ikut berpengaruh terhadap terbentuknya variabel dependen. Penelitian ini menggunakan Pre-experimental Design dengan bentuk desain One-Group Pretest-Posttest Design. pada desain ini terdapat pretest (sebelum diberi layanan), dengan demikian hasil perlakuan dapat diketahui lebih detail, karena dapat membedakan dengan keadaan sebelum dan sesudah diberi layanan. Desain ini digunakan sesuai dengan tujuan penelitian yang hendak dicapai, yaitu 1) ingin mengetahui efektivitas konseling individu dengan teknik dispute kognitif untuk mengurangi kecemasan pada siswa korban bullying 2) mengetahi gambaran tingkat kecemasaan pada siswa korban bullying . Pengumpulan data menggunakan instrumen kecemasan, observasi dan wawancara, teknik purposif sampling untuk memilih 3 sampel dari 50 responden yang akan di beri layanan konseling individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas Shapirrow-Wilk, uji homogenitas dan uji paired sampel t test. Berdasarkan hasil uji paired sampel t-test diketahui nilai sig. (2 tabiled) sebesar 0,042 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha di terima yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Plus Al - Fatimah. Berdasarkan temuan penelitian mengenai penerapan konseling individu dengan teknik dispute kognitif untuk menurunkan kecemasan pada korban bullying di SMP Plus AL - FATIMAH. Dapat ditarik kesimpulan bahwa konseling individu dengan teknik dispute kognitif terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan korban bullying di SMP Plus AL ? FATIMAH. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri