DETAIL DOCUMENT
FORMULASI DAN UJI PENGHAMBATAN TIROSINASE SEDIAAN TONER EKSTRAK ETANOL JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) SEBAGAI PENCERAH WAJAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Nafisah, Nila Khurun
Subject
610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 
Datestamp
2024-08-13 04:40:54 
Abstract :
Kulit gelap disebabkan produksi melanin yang berlebih dan paparan sinar matahari yang terlalu lama. Kulit gelap dapat menurunkan kepercayaan diri wanita, karena standar cantik saat ini mengarah ke wajah yang putih. Zat yang dapat mencerahkan wajah adalah flavonoid, yang terdapat pada bahan alam seperti Jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Pengembangan jamur tiram sebagai bahan tambahan kosmetik pencerah wajah dapat dalam bentuk toner. Toner merupakan kosmetik yang berfungsi untuk melembabkan, sehingga banyak digunakan oleh wanita Indonesia yang hidup di negara tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik formulasi sediaan toner ekstrak etanol Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus), mengetahui aktivitas penghambatan tirosinase formulasi sediaan toner ekstrak etanol Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus), dan mengetahui formula terbaik sediaan toner ekstrak etanol Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) berdasarkan aktivitas nilai uji penghambatan tirosinase. Ekstraksi Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 96% selama 3x24 jam. Sediaan toner dibuat 4 formulasi dengan konsentrasi ekstrak etanol jamur tiram (Pleurotus ostreatus) yang berbeda yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (2%), dan F3 (3%). Sediaan toner ekstrak etanol Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dilakukan evaluasi organoleptis meliputi warna, bau dan bentuk, uji pH dengan pH meter, uji homogenitas, uji kelembaban menggunakan skin moisture meter, dan penghambatan tirosinase dengan pengukuran %inhibisi menggunakan spektrofotometer visibel. Ekstrak etanol Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) memiliki rendemen 78%. Hasil evaluasi sediaan toner dengan uji organoleptis berbentuk cair, berwarna putih, dan memiliki bau rose, hasil uji pH memiliki nilai pH 5-6, hasil uji homogenitas yang dimiliki baik, sediaan toner dapat melembabkan wajah dengan nilai parameter kelembaban berkisar 49,7% - 54,2% yang diukur menggunakan skin moisture meter. Ekstrak etanol jamur tiram (Pleurotus ostreatus) memiliki aktivitas penghambatan tirosinase dengan IC50 157,45 µg/mL dengan kategori kuat. Sediaan toner F0-F3 berturut-turut memiliki nilai % inhibisi yaitu 12,50%, 37,5%, 43,75 dan 56,25. Kesimpulan penelitian adalah ekstrak jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dapat diformulasikan menjadi sediaan toner yang memenuhi standar nasional indonesia (SNI). Ekstrak etanol Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) memiliki aktivitas penghambatan tirosinase dengan kategori kuat dan sediaan toner dengan formula terbaik berdasarkan nilai % inhibisi tirosinase yaitu F3 dengan konsentrasi ekstrak 3%. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri