Abstract :
Sebelum memulai pembelajaran, guru perlu mendiagnosis kemampuan siswa untuk menentukan cara mengajar yang tepat, serta dalam pembelajaran reseptif bahasa. Karena di era digital ini teks yang dijangkau siswa cenderung berbentuk teks multimodal, maka diagnosis kemampuan reseptif bahasa dalam teks menjadi penting sebelum pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan penilaian diagnostik kognitif dengan umpan balik individual untuk pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D dengan desain ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Analisis penelitian dilakukan dengan analisis kuantitatif terhadap hasil angket uji ahli dan analisis menggunakan pemodelan RASCH terhadap hasil jawaban siswa. Berdasarkan hasil uji ahli, validitas produk mencapai 90%. Reliabilitas produk ditunjukkan dengan Person reliability sebesar 0,80, item reliability sebesar 0,67, dan alpha cronbach sebesar 0,64 yang berarti permasalahan tersebut dapat diandalkan. Keterbacaan mencapai 96,41% dan keterapan 89%. Umpan balik individu dirumuskan berdasarkan tes item reliability, person reliability dan wright map terhadap jawaban siswa. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian yang dihasilkan dalam penelitian ini mampu menghasilkan feedback yang menggambarkan kemampuan siswa pada subkompetensi menganalisis hal ihwal ilmu Al-qur?an tentang pengertian Al-qur?an menurut pendapat para ulama? serta sejarah dan kodifikasi Al-qur?an.
Selain itu umpan balik individu yang dihasilkan mampu menghadirkan klasterisasi siswa untuk pembelajaran yang berdiferensiasi. Penelitian ini merekomendasikan produk yang dikembangkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa. Hasil penelitian ini juga memberikan wawasan kepada guru tentang penilaian diagnostik kognitif yang menghasilkan umpan balik individu di MA Abu Darrin.