DETAIL DOCUMENT
EFEKTIVITAS TEKNIK SHAPING DENGAN KONSELING KELOMPOK BERBASIS COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) UNTUK MENURUNKAN PERILAKU MEMBOLOS SISWA SMA NEGERI 1 BAURENO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
MAMLU'ATUZZAHRO
Subject
158.3 Counseling/Psikologi Konseling, Penyuluhan, Pemberian Nasihat 
Datestamp
2024-08-19 04:51:22 
Abstract :
Perilaku membolos adalah perilaku membolos adalah suatu bentuk perbuatan yang dilakukan oleh siswa yang berwujud sebagai bentuk perilaku yang melanggar norma sekolah dalam bentuk perbuatan ketidakhadiran siswa dilingkup sekolah tanpa adanya izin atau alasan yang tepat. Perilau membolos memiliki enam (6) aspek perilaku membolos, yakni : 1) Berhari-hari tidak masuk sekolah, 2) Tidak masuk sekolah tanpa izin, 3) Sering keluar pada jam pelajaran tertentu, 4) Masuk sekolah berganti hari, 5) Mengajak teman-teman untuk keluar dari kelas pada jam pelajaran yang tidak disenangi, 6) Tidak masuk ke kelas setelah jam istirahat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeeri 1 Baureno dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku membolos siswa dan untuk mengetahui efektivitas teknik Shaping dengan konseling kelompok berbasis Cognitive behavior Therapy (CBT) untuk menurunkan perilaku membolos pada siswa SMA Negeri 1 Baureno. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan model true eksperiment design, Pengumpulan data menggunakan instrument perilaku membolos, observasi, dan wawancara, dengan menggunakan purposive sampling untuk memilih 14 sampel dari 172 responden yang akan diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik shaping. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji efektivitas, uji normalitas Shapirrow-Wilk, dan uji independent t test menggunakan SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji independent t test diketahui nilai sig (2 tailed) sebelar 0,000 yang berarti < 0,05, Hasil tersebut menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperiment dan kelompok kontrol ketika menerapkan menggunakan teknik shaping untuk menurunkan perilaku membolos siswa. Dari hasil perolehan nilai pre-test kelompok eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 77% dan setelah diberikan treatment mendapatkan nilai post-test rata-rata 50%. Sedangkan untuk kelompok kontrol ketika pre-test mendapatkan nilai rata-rata 76% dan setelah pengujian mendapatkan nilai post-test nilai rata-rata 75%. Dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi perbedaan antara nilai dari kelompok eksperiment setelah diberikan post-test relative berbeda. Dari hasil rata-rata tersebut mendapati bahwa teknik shaping efektif untuk menurunkan perilaku membolos siswa SMA Negeri 1 Baureno. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri