Abstract :
Penelitian ini berdasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa dalam menyelesaikan persoalan matematika kontekstual. Kemampuan penyelesaian masalah kontekstual dapat memberikan kesempatan yang baik untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dalam kehidupan sehari-hari. Newman?s Error Analysis (NEA) merupakan salah satu metode untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan permasalahan kata matematika.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berdasarkan Newman?s Error Analysis (NEA) pada materi aritmatika sosial yag terdiri dari 5 tahap kesalahan. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa yang terdiri dari 2 siswa berkemampuan tinggi, 2 siswa berkemampuan sedang dan 2 siswa berkemampuan rendah. Dalam pemilihan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada analisis data Miles and Huberman. Serta uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pada proses penyelesaian masalah kontekstual siswa melakukan kesalahan pada tahap memahami masalah, transformasi masalah, keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir. Presentase kesalahan memahami masalah diperoleh sebesar 34,44%, kesalahan transformasi masalah sebesar 81,11%, kesalahan keterampilan proses sebesar 31,11% dan kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 26,66%. Tahap kesalahan yang banyak dilakukan yaitu pada tahap transformasi masalah. Penyebab siswa melakukan kesalahan dalam penyelesaian masalah kontekstual berupa kurang memahami materi, kurangnya kemampuan dalam mentransformasikan soal ke model matematika, tidak mengetahui rumus, kurangnya ketelitian dalam melakukan perhitungan, kurangnya kesadaran untuk memeriksa jawaban kembali dan telah melakukan kesalahan pada tahap sebelumnya.