DETAIL DOCUMENT
MODERNISASI DAN MINAT BELAJAR AL-QUR’AN PADA REMAJA DI KELURAHAN BABAT, KECAMATAN BABAT, KABUPATEN LAMONGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
AKHMAD FIKRI FAWAID (STUDENT ID : 2010550102693)
Badaruddin Ahmad (LECTURER ID : 0000000000)
Subject
204 Pengalaman religius, kehidupan dan praktik 
Datestamp
2021-10-26 21:52:41 
Abstract :
Seiring dengan perkembangan zaman, modernisasi selalu memunculkan pengaruh, baik yang bersifat negatif atau positif yang dirasakan oleh masyaratkat. Hal ini difokuskan dalam hal minat belajar Al-Qur?an di Masyarakat dari adanya modernisasi. Berdasarkan latar belakang masalah dan rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh modernisasi terhadap minat belajar Al-Qur?an di Masyarakat Kelurahan Babat Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap 12 orang informan di Kelurahan Babat yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama serta pemuda. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung (interview guide). Munculnya kawasan modern di suatu wilayah dianggap membawa faktor positif dan negatif bagi kehidupan masyarakat di wilayah itu, seperti (1) kehadiran industri dapat membuka lapangan kerja baru bagi penduduk setempat; (2) menambah pendapatan asli daerah bagi daerah tersebut. Adapun hal-hal yang dianggap negatif itu ialah (1) menimbulkan perubahan pola pikir dan gaya hidup yang konsumtif; (2) persentuhan budaya yang bisa menimbulkan berbagai masalah sosial dan (3) menurunnya minat remaja dalam mempelajari Al-Qur?an. Kehadiran modernisasi tersebut di masyarakat dianggap merugikan dikarenakan menurunnya minat remaja dalam mempelajari Al-Qur?an, kaerna pandangan remaja yang semakin mengkerdilkan pendidikan Agama. Oleh karena itu semua pihak harus saling bersatu untuk menanggulangi hal tersebut, karena awal demoralisasi remaja berawal dari kurang minatnya remaja terhadap mempelajari Al-Qur?an, dalam perkembangannya tingkatan pembelajaran dalam tataran remaja belum memiliki wadah yang bisa mewadahi minat belajar Al-Qur?an bagi remaja. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri