Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
SRIANI, DEWI
Subject
158.3 Counseling/Psikologi Konseling, Penyuluhan, Pemberian Nasihat
Datestamp
2024-08-16 05:47:12
Abstract :
Self disclosure merupakan suatu interaksi yang di lakukan seseorang kepada orang lain untuk memberikan informasi pribadi tentang dirinya baik itu pikiran ataupun perasaan yang biasanya disembunyikan agar terjalin hubungan yang lebih akrab. Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan yang banyak dijumpai pada anak remaja yaitu tingkat self disclosure rendah, hal ini dapat dilihat dari masih banyak para remaja yang merasa takut atau malu ketika mengungkapkan ide maupun pendapatnya secara terbuka, selain itu siswa akan cenderung lebih pasif ketika berdiskusi dengan guru ataupun teman-temanya. Bahkan tidak sedikit dari remaja yang masih belum bisa terbuka mengenai masalah pribadinya kepada orang tuanya. Dari uraian diatas maka peneliti memiliki tujuan untuk meningkatkan self disclosure siswa dengan menggunakan teknik refleksi diri. Self disclosure memiliki 5 indikator yaitu ketepatan, motivasi, waktu, keintensifan, serta kedalaman dan keluasan, yang kemudian dikembangkan menjadi instrument penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan Pre-Experimental Design dengan bentuk desain One-Group Pretest-Posttest Design. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 15 siswa dengan rata-rata nilai self disclosure 45% yang berarti rendah. Setelah diberikan treatmen oleh peneliti terdapat peningkatan yaitu 67% yang berada dalam kategori tinggi, dengan 11 berada pada kategori tinggi dan 4 anak berada pada kategori sangat tinggi. Dari hasil pretest dan posttest dapat dibandingkan nilai antara sebelum dan sesudah diberikan treatment, Dimana terdapat peningkatan yang signifikan sebesar 22%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa teknik refleksi diri dapat dig