Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
SHOLEH, MUHAMMAD
Subject
610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Datestamp
2025-01-28 20:42:40
Abstract :
Hipertensi salah satu penyakit kardiovaskuler yang paling umum dan paling banyak diderita masyarakat sehingga kebanyakan penyakit hipertensi diderita pada usia dewasa dan geriatri, pada penderita usia geriatri sendiri berada pada resiko yang signifikan untuk masalah terkait obat dan merupakan faktor resiko utama untuk interaksi. Penelitian ini dilakukakan unruk mengetahui gambaran kejadian DRPs (Drug Related Problem) interaksi obat pada pasien dengan terapi hipertensi di Puskesmas Kedungadem. Penelitian ini termasuk non eksperimental dengan metode purpossive sampling. Menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai adanya Drug Related Problems (DRPs) pada pasien terapi hipertensi di puskesmas kedungadem. Pengambilan data diambil berupa catatan rekam medik pasien yang didiagnosis hipertensi. Pengolahan data sendiri dilakukan dengan rancangan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi obat tingkat minor 33 kasus (36,26%) lebih dominan pada obat amlodipin dan omeprazol 12 kasus (35,29%), pada tingkat moderat 43 kasus (47,25%) lebih dominan pada obat amlodipin dan resperidon 7 kasus (19,44%), pada tingkat mayor 11 kasus (16,48%) lebih dominan pada obat allupurinol dan captropil 11 kasus (1,10%). Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat diambil kesimpulan, bahwa kejadian interaksi obat yang terjadi di Puskesmas Kedungadem lebih dominan pada interaksi obat tingkat moderat dengan jumlah kasus 43 kasus (47,25%), pada tingkat moderat ini obat amlodipin dan resperidon yang sering terjadi terdapat 7 kasus (19,44%).
Kata Kunci : Hipertensi, DRPs (Drug Related Problems) Interaksi Obat