Abstract :
Dengan meningkatnya kebutuhan kendaraan bermotor, maka memicu terjadinya kelangkaan bahan bakar fosil. Untuk menangani permasalahan tersebut maka dibutuhkan bahan bakar alternatif salah satunya yakni bioetanol. Pada penelitian kali ini peneliti ingin bereksperimen dengan mencampurkan bioetanol biji buah Nangka dalam bahan bakar pertalite terhadap emisi gas buang dan performa mesin dengan variasi E0%, E5%, E10% dan E15%. Hasil dari eksperimen dengan mencampurkan bioetanol biji buah Nangka pada pertalite dapat mengurangi kadar HC dan CO pada perputaran mesin 1500-3500 rpm. Pada performa mesin dibagi menjadi dua yakni torsi dan daya. Torsi teringgi terdapat pada campuran pertalite 90% dan bioetanol biji buah Nangka 10% pada 2500 rpm diperoleh torsi 26.78 N.m. sedangkan torsi terendah terdapat pada campuran bioetanol 5% dan pertalite 95% yakni 6.98 N.m pada 2500 rpm. Daya tertinggi terdapat pada campuran pertalite 90% dan bioetanol biji buah Nangka 10% terdapat pada 3500 rpm dan daya 10,0 HP sedangkan daya terendah pada campuran bioetanol biji buah Nangka 10% dan pertalite 90% yakni 2,0 HP pada 1500 rpm. Pada daya mesin vario 125 tahun 2017 semakin besar rpm maka daya akan meningkat.