DETAIL DOCUMENT
KEEFEKTIFAN TEKNIK SELF INSTRUCTION DENGAN KONSELING INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI SISWA MTsN 1 BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
INDHIANI, VITA NOVIA
Subject
154 Psikologi bawah sadar 
Datestamp
2024-08-19 02:16:48 
Abstract :
Resiliensi memainkan peran kunci dalam membantu individu untuk beradaptasi secara positif ketika menghadapi sitausi sulit , trauma, dan ancaman yang dapat menyebabkan stres. Kemampuan ini tidak hanya memungkinkan seseorang untuk bertahan di tengah tantangan, tetapi juga untuk bangkit kembali dengan kekuatan yang lebih besar. Dengan resiliensi, individu dapat mengembangkan strategi coping yang efektif, menjaga kesejahteraan mental dan emosional, serta terus melangkah maju meskipun dihadapkan pada berbagai rintangan. Resiliensi memiliki tujuh aspek, aspek-aspek tersebut adalah regulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, analisis kausal, empati, efikasi diri, dan pencapaian. Kemampuan untuk menangani tantangan pada hidup tidaklah semua orang sama rata. Tinggi rendahnya suatu kemampuan dalam mengatasi dan beradaptasi serta bangkit dari keterpurukan pada masalah kehidupan, mempengaruhi masa atau tingkat usia pada diri individual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku resiliensi pada siswa dan mengetahui keefektifan teknik self instruction dengan konseling individu untuk meningkatkan resiliensi siswa. Metode penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan bentuk desain one-group pretest-posttest design. Dengan melibatkan 3 siswa yang memiliki resiliensi rendah pada siswa MTsN 1 Bojonegoro selama 8 pertemuan. Pengumpulan data menggunakan instrumen resiliensi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih sampel data dari 216 siswa kelas 7. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dan Uji paired sampel T-Test. Berdasarkan hasil uji paired sampel T-Test diketahui nilai sig.(2 tailed) sebesar 0.047 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata pretset dan posttest bahwa jumlah nilai antara sebelum dan sesudah diberikan treatment mengalami peningkatan yang signifikan dengan rata-rata 44% pada pretest dan rata-rata 64% pada posttest, dengan selisih rata-rata 20% menandakan bahwasanya teknik self instruction memberikan peningkatan terhadap tingkat resiliensi peserta didik. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terlihat pada kondisi faktual mengenai resiliensi rendah pada siswa MTsN 1 Bojoegoro memang benar adanya, dan faktual yang kedua ada pada tingkat efektifitas konseling individu melalui teknik Self Instruction memiliki pengaruh yang signifikan dan efektifitas terhadap peningkatan resiliensi siswa MTsN 1 Bojonegoro. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri