Abstract :
Penanaman nilai ibadah dalam diri seseorang itu bukan hanya sebatas individual atau antara individu dengan Tuhan (hablumminallah) saja tetapi ibadah juga bisa antara individu dengan individu (hablumminnas) yang lain, agar menjadikan nilai ibadah sosial tersebut bagian dari diri individu dan menyatu dalam kepribadian individu. Agar hubungan sosial antar masyarakat semakin erat maka lewat kegiatan yang ada di Madrasah Diniyah Maslakul Huda yaitu Ngaji Selapan Sabtu Legi bisa membantu jamaah belajar dan memahami ibadah sosial.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1)Untuk mengetahui internalisasi nilai ibadah sosial dalam Ngaji Selapan Sabtu Legi di Madrasah Diniyah Maslakul Huda Desa Beged Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. (2) Untuk mengetahui nilai ? nilai ibadah sosial yang di internalisasikan dalam Ngaji Selapan Sabtu Legi di maslakul Huda Desa Beged Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi karena dalam penelitian ini menjelaskan sifat fenomena sehingga mampu memberikan gambaran mengenai sesuatu yang apa adanya dan sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode triangulasi data. Untuk menetapkan keabsahan data menggunakan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) internalisasi nilai-nilai ibadah sosial melalui kegiatan ngaji selapan sabtu legi adalah kirim doa untuk yang sudah meninggal ataupun yang belum meninggal, tahlil, shodaqoh, doa bersama, kajian kitab riyadus sholihin yang dikemas dalam bentuk pengajian yang memiliki nilai untuk menambah khasanah ilmu agama, menjalin silaturahim dan peningkatan ibadah sosial. (2) Ibadah sosial dalam Ngaji Selapan Sabtu Legi meliputi beberapa aspek penting: silaturahmi, shodaqoh, kirim doa, gotong royong dan pendidikan akhlak.