Abstract :
Pembelajaran ideal adalah pembelajaran yang mampu membuat siswa aktif mencapai tujuan pembelajaran yang efektif, serta berlangsung dalam kondisi yang nyaman. Beberapa masalah seringkali terjadi pada proses pembelajaran. Peserta didik sibuk sendiri, ramai dan tidak mendengarkan guru sehingga berdampak pada hasil belajar yang tidak memenuhi standar KKM. Permasalahan tersebut dialami di kelas IV MI Mansya?ul Huda. Penggunaan buku cetak nyatanya kurang efektif digunakan saat proses pembelajaran sehingga diperlukan inovasi baru dalam proses pembelajaran. Peneliti memilih inovasi pembelajaran dengan mengembangkan media video animasi yang dikemas dalam bentuk story telling. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil dari pengembangan video animasi (kine master) berbasis story telling dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan pancasila siswa kelas IV MI Mansya?ul huda Kalitidu Bojonegoro.
Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development), dengan model ADDIE dari Reiser dan Mollanda. Pengumpulan data dilakukan dengan Instrument observasi, wawancara, angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif . Sampel penelitian adalah 10 peserta didik sebagai uji kelompok kecil dan 18 peserta didik sebagai uji kelompok besar di MI Mansya?ul Huda.
Hasil Penelitian pengembangan ini dinyatakan layak dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dibuktikan dengan: 1) Validasi dari ahli materi sebesar 86% kategori baik, validasi dari ahli media 90% kategori Sangat baik, Validasi dari ahli Bahasa 82% kategoribaik. 2) Uji coba kelompok kecil dengan hasil peningkatan nilai pre-test dan post test 2% kategori tinggi dan Uji coba kelompok besar dengan hasil peningkatan nilai pre-test dan post test 1,6% kategori tinggi.
Kata Kunci: Pengembangan media pembelajaran, video animasi, kine master, story telling, hasil belajar.