DETAIL DOCUMENT
ANALISIS JASA TARIK TUNAI UANG MELALUI BRILINK DENGAN STATUS ON PROCESS PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Desa Karangdowo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
ASTUTIK, PUJI
Subject
297.63 Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam 
Datestamp
2024-08-27 08:21:12 
Abstract :
Perkembangan ekonomi dan teknologi semakin modern, seperti halnya teknologi perbankan dalam melakukan transaksi keuangan. Salah satu teknologi mesin yang dapat diakses adalah Mini ATM yang dikembangkan oleh bank BRI yaitu BRILink. BRILink melayani masyarakat dalam transaksi perbankan melalui Mini ATM BRI oleh fitur Electronik Data Capture (EDC) yang disebarkan kepada agen BRILink. Adapun yang melatar belakangi dalam penelitian ini dilakukan untuk menjawab tujuan bagaimana praktik transaksi jasa tarik tunai melalui BRILink dengan status on process, bagaimana analisis jasa tarik tunai uang melalui BRILink dengan status on process perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik transaksi jasa tarik tunai melalui BRILink dengan status on process, serta hukum jasa tarik tunai uang melalui BRILink dengan status on process perspektik Hukum Ekonomi Syariah.Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian field research. Sumber data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi sesuai dengan fakta dan fenomena yang ada. Adapun sumber sekundernya dari dokumen-dokumen seperti buku, surat kabar berupa karya ilmiah semacam bahan pustaka, skripsi, jurnal. Sedangkan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis data adalah metode deduktif analisis menggunakan teori akad dan ijarah.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pertama, transaksi status on process terjadi karena jaringan internet pada mesin EDC, untuk mengetahui transaksi terjadi on process adanya pemberitahuan notifikasi success atau failed yang muncul pada layar mesin EDC, dan jika transaksi gagal, maka harus menungggu beberapa jam untuk mengulang transaksi sampai berhasil, transaksi tarik tunai status on process dapat diketahui bahwa uang belum berpindah dari rekening nasabah ke rekening agen BRLink. Kedua analisis praktik transaksi tarik tunai jika dilihat dari teori akad belum sesuai karena terjadi akad ghairu shahih yang disebabkan adanya kecacatan saat ijab kabul yang terjadi karena ma?qud alaihnya belum berwujud yang disebabkan uang belum berpindah dari nasabah ke rekening agen saat tarik tunai. Selanjutnya dilihat dari teori ijarah, praktik pemberian mu?jar alaih pada transaksi tarik tunai on process melalui BRILink belum memenuhi syarat dan ketentuan pada teori ijarah, karena terjadi kecacatan mu?jar alaih yaitu pada jasa pelayanannya dalam pencairan uang belum berhasil sehingga uang yang ada direkening nasabah belum berpindah ke rekening agen BRILink saat nasabah meminta penarikan tunai belum sukses. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri