Abstract :
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Salah satu metode yang digunakan adalah melalui pentas seni budaya lokal. Pentas seni ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan dan penguatan karakter. Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang dibentuk dalam rangka menerapkan pembelajaran yang tentunya dapat memberikan pengalaman langsung sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar, pelaksanaan P5 berisi kegiatan kulikuler berbasis projek, yang mana dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila, dalam implementasi P5, setiap satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Faktor penghambat dan pendukung implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila melalui pentas seni budaya lokal yakni salah satunya terhambat dengan kurangnya waktu untuk persiapan latihan penampilan P5 tersebut karena lokasi rumah anak didik dengan sekolah tergolong jauh yang tidak memungkinkan untuk anak didik latihan pada saat di luar jam sekolah dan juga minat anak yang berbeda-beda sehingga sulit untuk pembentukan kelompok yang solid. Keberhasilan proyek ini sangat dipengaruhi oleh dukungan penuh dari semua pihak serta integrasi yang baik antar kurikulum sekolah dengan kegiatan ekstrakurikuler, diharapkan melalui pentas seni budaya lokal Bojonegoro ini nilai-nilai Pancasila dapat lebih tertanam dalam diri anak dan menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari mereka.