DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN PROGRAM UKS (USAHA KESEHATAN SEKOLAH) BERBASIS KANTIN SEHAT MAKANAN LOKAL DALAM UPAYA KESEHATAN GIZI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA PLUS AS-SYAHIDIN TEMAYANG BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
ROKAATIN, SITI
Subject
613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan 
Datestamp
2024-09-11 01:49:45 
Abstract :
Program UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) merupakan salah satu usaha yang diadakan untuk meningkatkan kesehatan anak sekolah. Program UKS memiliki tiga program yang disebut dengan TRIAS UKS meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan yang sehat. Penggunaan kantin sehat makanan lokal sebagai penunjang upaya kesehatan gizi anak, sehingga upaya gizi anak dapat terlaksana lebih aman, nyaman dan terjaga. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang peneliti peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan petugas kantin RA Plus As-syahidin Temayang Bojonegoro. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi teknik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses penerapan program UKS berbasis kantin sehat makanan lokal dalam upaya kesehatan gizi anak dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pada penerapan program UKS berbasis kantin sehat makanan lokal di RA Plus As-syahidin Temayang Bojonegoro. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: (1)penerapan program UKS berbasis kantin sehat makanan lokal dalam upaya kesehatan gizi anak usia 5-6 tahun di RA Plus As-syahidin Temayang Bojonegoro terdapat tiga langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Pada langkah perencanaan yaitu menyusun SOP (Standart Operasional Prosedur) program UKS, menyusun SOP kegiatan makan dan jadwal menu makanan lokal. Langkah kedua yaitu pelaksanaan kegiatan makan dengan penyediaan makanan lokal yang meliputi onde-onde, sari kedelai, pentol, roti pisang, tahu, sari kacang hijau, donat ubi,sempol, mendut dan nasi kuning. Langkah ketiga yaitu penilaian pertumbuhan dan perkembangan anak. (2) Faktor pendukung dari program UKS meliputi mampu kerjasama dengan dinas kesehatan atau puskesmas, mendapat dukungan yang positif dari wali murid, dapat memberikan himbauan maupun wawasan pada petugas kantin dan makanan yang disediakan dengan harga yang sangat terjangkau. Sedangkan faktor penghambat dari program UKS meliputi dana setiap bulan mengalami kekurangan, terbatasnya tenaga kantin untuk menyediakan makanan lokal pada anak, dan kurangnya dukungan dari masyarakat luar. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri