DETAIL DOCUMENT
WAYANG FANTASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN STIMULASI KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA AS-SYIFA MOJORANU DANDER BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
YULIANI, PUTRI INDAH NUR
Subject
372 Pendidikan dasar 
Datestamp
2024-12-16 06:48:44 
Abstract :
Bercerita merupakan salah satu bentuk tugas kemampuan berbicara yang bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan berbicara yang bersifat pragmatis. Dan bercerita salah satu kegiatan yang disenangi, karena bisa menggunakan media yang bermacam-macam. Salah satunya menggunakan wayang fantasi. Wayang fantasi layak digunakan untuk anak usia 4-5 tahun dalam mengembangkan aspek bercerita karena dengan media wayang fantasi anak-anak juga diajarkan untuk bercerita sesuai dengan imajinasinya yang sesuai dengan tema wayang fantasi tersebut. Kemampuan bercerita perlu dilatih pada anak usia dini untuk belajar mengekpresikan pikiran, kebutuhan, dan emosinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui wayang fantasi sebagai media stimulasi kemampuan bercerita usia 4 ? 5 tahun. Tempat penelitian dilakukan di RA As Syifa Mojoranu Dander. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif. Hasil penelitian berupa indikator kemampuan bercerita: 1. Kesesuaian cerita dengan isi cerita, 2. Ketepatan logika dalam berpikir, 3. Keseluruhan makna dalam cerita. Adapun faktor penghambat dan pendukung wayang fantasi sebagai media pembelajaran stimulasi kemampuan bercerita anak usia 4-5 tahun diantaranyan: Wayang fantasi sangat mudah dimainkan, sangat layak dipakai, media (alat dan bahan) nya mudah didapat, dan gambar wayang mudah dibuat. Faktor penghambat diantaranya: pembuatan wayang menggunakan waktu yang cukup lama, dan membutuhkan tenaga yang ekstra. Rekomendasi penelitian selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan media pembelajaran yang melatih kemampuan bercerita anak menjadi lebih baik. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri