DETAIL DOCUMENT
PROBLEMATIKA ORANG TUA DALAM PEMBINAAN KARAKTER ANAK PADA SAAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) AKIBAT PANDEMI COVID-19 DI MTS YASPIRA NGAMBON BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
YUFIAN FERINA (STUDENT ID : 201755010104300)
YOGI PRANA IZZA (LECTURER ID : 0731127601)
NANING KURNIAWAT (LECTURER ID : 0718098503)
Subject
370 Pendidikan 
Datestamp
2022-04-19 02:56:44 
Abstract :
Upaya yang dirasa sadar serta terencana yang dilakukan oleh guru (termasuk orang tua) untuk mengembangan segenap potensi peserta didik secara optimal dan membanggakan itu disebut dengan pembinaan. Yangmana dalam pembinaan tersebut yang paling berperan dalam kondisi saat ini adalah orang tua, orang tua menjadi cerminan pertama dan ynag paling utama sebab anak jauh lebih banyak waktunya dirumah dibandingkan diluar rumah. Problematika orang tua saat ini juga harus diselingi dengan interaksi serta pengawasan dengan anak, cara dan upaya orang tua yang juga harus menjadi contoh pembinaan yang baik untuk ditiru, sebab faktor yang mempengaruhi karakter anak juga harus dijaga. Dari faktor ekonomi, faktor lingkungan, dan juga faktor keluarga itu dapat mempengarui karakter anak sehingga orang tua memerlukan interaksi dan pengawasan terhadap anak. Problem pembinaan karakter ini adalah cara atau proses orang tua dalam mendidik anak saat pandemi covid-19. Akibat dari faktor-faktor yang mempengaruhi karakter anak maka orang tua harus lebih paham mengenai kebiasaan anak yang nantinya akan membentuk sebuah karakternya. Pembelajaran jarak jauh ini sangat memerlukan interaksi dan pengawasan dari orang tua, karena pandemi covid-19 ini pembelajaran berlangsung dengan media internet yaitu whatsapp, Pandemi covid 19 mengharuskan proses pembelajaran dengan daring. Problem yang muncul adalah pendidikan akhlak yang tidak maksimal. Sehingga mengakibatkan kemerosotan akhlak anak. Hal ini dirasakan oleh banyak orangtua. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunaakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif, karena fokus penelitiannya adalah problematika orang tua tentang karakter anak ketika pembelajaran dilakukan dengan PJJ/Pembelajaran Jarak Jauh saat pandemi covid-19. Pendekatan ini merupakan suatu proses pengumpulan data secara sistematis dengan tidak memberikan perlakuan, manipulasi atau pengubahan variabel-variabel bebas. Tetapi menggambarkan bagaimana keadaan yang sebenarnya dan apa adanya bukan ada apanya. Untuk prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode observasi, dokumen, serta interview. Untuk analisis data peneliti menggunakan analisis reduksi data, penyajian data verifikasi, pengecekan keabsahan data, dan triangulasi. Yang tujuannya untuk melatih dan membiasakan anak didik dengan konsisten juga continoue dengan suatu tujuan, sehingga menjadi benar benar tertanam pada diri anak tersebut dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang sulit ditinggalkan dikemudian hari. Mengembangkan akhlak dan karakter dalam diri anak untuk senantiasa berbudi pekerti luhur dan menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi penerus bangsa yang berakhlakul karimah. Dari hasil penelitian diketahui bahwa problematika orang tua yaitu kurangnya interaksi dan pengawasan terhadap anak. Banyak orang tua yang hanya menegur anaknya bahwa ?jangan seperti ini? ?jangan seperti itu? tanpa ditanamkan juga dalam diri orang tua tersebut. Lingkungan dan pergaulan anaknyapun kurang dikontrol, Dan juga kurang adanya komunikasi antara orangtua dengan anak tersebut, Sehingga setiap karakter dan tindakan anak kurang diamati dan anak juga jarang mencurahkan isi hati yang sebenarnya kepada orang tua. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri