DETAIL DOCUMENT
URGENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM TRADISI NYADRAN DI DESA CLEBUNG KECAMATAN BUBULAN KABUPATEN BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
LIA DWI FEBRIANTI (STUDENT ID : 201755010104319)
AHMAD MANSHUR (LECTURER ID : 2122037701)
ARI ABI AUFA (LECTURER ID : 2107057802)
Subject
297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai 
Datestamp
2022-04-19 03:46:52 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan bentuk implementasi Pendidikan Agama Islam pada masyarakat Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. (2) Untuk mendeskripsikan peran Pendidikan Agama Islam dalam menanggapi Budaya Lokal ?Nyadran? di Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini terdiri dari Perangkat Desa, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Tradisi Nyadran adalah suatu adat istiadat dari nenek moyang yang sampai saat ini masih masyarakat lestarikan, sejarah Tradisi Sadranan memang sudah ada sejak zaman dahulu yang merupakan warisan dari nenek moyang untuk generasi penerus. Tradisi Nyadran berasal dari kebudayaan Jawa yang didalamnya disisipi ajaran-ajaran agama Islam. Tradisi Nyadran sampai sekarang masih masyarakat jalankan. (2) Nilai nilai Pendidikan Islam yang terkandung didalam Tradisi Nyadran ialah pertama, Nilai Sejarah. Nilai Sejarah yang terkandung dalam Tradisi Nyadran berati bahwa masyarakat menganggap tradisi ini hanya bertujuan untuk mengenan sejarah yang ada. Sejarah mengingatkan atas pengorbanan leluhur dan nenek moyang terdalu. Agar senantiasi kita menghormati perjuangnya dan meneruskan adat istiadat yang ada. Yang kedua, Nilai Muamalah. Tradisi Nyadran merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat guna untuk berhubungan secara langsung dalam pelaksanaannya. Maksutnya Nilai Muamalah berarti hubungan masyarakat secara Islam dengan masyarakat yang lain tanpa saling membedakan. Ketiga Nilai Ibadah. Nilai Ibadah senantiasa ditujukan untuk beribadah kepada Allah. Didalam tradisi ini terselip Doa yang masyarakat lakukan untuk sarana beribadah dengan menyembah Allah SWT. Yang keempat, Nilai Silaturahmi. Dalam Tradisi Nyadran yang menjadi tujuan pertama ialah menyambung tali silaturahmi antar saudara agar tidak putus. Dengan diadakannya tradisi ini masyarakat lebih rukun dan damai. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri