DETAIL DOCUMENT
PEMBINAAN KARAKTER KEAGAMAAN SISWA TUNARUNGU MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PANTOMIM DI SLB PUTRA HARAPAN BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
ULVIANA DIAN ANGGRAENI (STUDENT ID : 201755010104236)
Sri Minarti (LECTURER ID : 2110027101)
Giati Anisah (LECTURER ID : 2104079104)
Subject
371 Sekolah dan aktivitasnya; pendidikan khusus 
Datestamp
2022-04-20 04:29:05 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembinaan karakter keagamaan siswa tunarungu melalui kegiatan ekstrakurikuler pantomim di SLB Putra Harapan Bojonegoro, dengan sub fokus mencakup (1) implementasi pembinaan karakter keagamaan siswa tunarungu melalui kegiatan ekstrakurikuler pantomim dan (2) upaya-upaya pembinaan karakter keagamaan siswa tunarungu melalui kegiatan ekstrakurikuler pantomim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap lima pihak yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler pantomim. Observasi dilaksanakan terhadap aktivitas keagamaan dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuer pantomim terutama pada latihan rutin. Dokumentasi diambil dari hal-hal yang berkaitan dengan penelitan. Berdasarkan temuan penelitian implementasi pembinaan karakter keagamaan siswa tunarungu melalui kegiatan ekstrakurikuler pantomim mengacu pada topik dan tematik yang bermuatan 18 nilai pendidikan karakter bangsa Indonesia dengan didasarkan pada tiga hal yang menyangkut keagamaan yakni ibadah, amal, dan akhlak (ihsan). Bentuk implementasinya adalah ibadah direalisasikan dengan berdo?a sebelum mulai dan sesudah selesai latihan, beribadah yang benar, melaksanakan shalat dhuhur secara berjamaah saat latihan. Amal direalisasikan dengan toleransi, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, kerja keras, cinta damai, peduli sosial. Akhlak (ihsan) direalisasikan dengan jujur, disiplin, kreatif, mandiri, tanggung jawab. Upaya upayanya adalah kepala sekolah sebagai fasilitator pembinaan karakter keagamaan melalui kegiatan ekstrakurikuler pantomim. Pelatih dan guru ekstrakurikuler pantomim sebagai pihak utama yang membimbing sikap siswa saat kegiatan seperti membiasakan siswa berdo?a bersama sebelum dan sesudah latihan, menginstruksikan sholat dhuhur berjama?ah di sela-sela latihan. Guru penanggung jawab sebagai pengontrol sikap keagamaan siswa di kelas dan di tempat lomba seperti membiasakan siswa melakukan 3S setiap bertemu guru. Guru pendamping sebagai guru pendamping pengganti mengingatkan waktu sholat terhadap siswa di tempat lomba. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri