Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
NADYA SALSABELA ARUMSARI (STUDENT ID : 20175502040681)
Eko Arief Cahyono (LECTURER ID : 2120068702)
BURHANATUT DYANA (LECTURER ID : 0000000000)
Subject
297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai
Datestamp
2022-04-21 03:09:38
Abstract :
Unit Pengelola Kegiatan (UPK) adalah unit yang menjalankan kegiatan usaha simpan pinjam yang bertujuan memberdayakan masyarakat pedesaan, namun dalam praktik pinjamannya terdpat beberapa anggota yang teridentikasi melakukan wanprestsi. Rumusan masalah dari penelitian ini meliputi adanya praktik wanprestasi pinjaman usaha ekonomi produktif pada unit pengelola kegiatan di Desa Wangklu kecamatan Senori dan bagaimana pula tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik pinjaman usaha ekonomi produktif pada unit pengelola kegiatan di Desa Wangklu Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik pinjaman usaha ekonomi produktif dan tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik pinjaman usaha ekonomi produktif pada unit pengelola kegiatan di Desa Wangklu Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan atau field research. Di mana sumber datanya meliputi data primer yaitu observasi dan hasil wawancara sedangkan data sekundernya diperoleh dari sumber-sumber data rujukan seperti buku, jurnal dan lainnya. Metode yang digunakan untuk menganalis data adalah metode deduktif kualitatif. Hasil penelitian ini yang pertama (1) Pinjaman usaha ekonomi produktif di unit pengelola kegiatan Desa Wangklu Kecamatan Senori Kabupaten Tuban dalam praktiknya terdapat anggota yang melakukan wanprestasi dengan telat membayar dan penyalahgunaan pemanfaatan dana pinjaman usaha ekonomi produktif di unit pengelola kegiatan baik disengaja atau tidak disengaja seperti menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif. Kesimpulan kedua (2) Analisi hukum ekonomi syariah terhadap praktik wanprestasi pada perjajian pinjaman usaha ekonomi produktif di unit pengelola kegiatan Desa Wangklu Kecamatan Senori Kabupaten Tuban terkait akad qard yang dilakukan pihak UPK muqrid dan anggota kelompok UEP sebagai muqtarid syarat dan rukun terpenuhi. Praktik wanprestasi terjadi saat akad telah disepakati, namun muqtarid yaitu anggota kelompok peminjam terlambat membayar uang pinjaman secara menyicil serta penyalahgunan pemanfaatan dana. Demikian, menurut penulis bahwa wanprestasi yang dilakukan anggota kelompok peminjam UEP melanggar aturan hukum Islam. Maka anggota kelompok harus melaksanakan kewajiban mengembalikan hutang yang belum dibayar dan menggunakan dana untuk usaha ekonomi produktif sebagaimana kesepakatan awal akad.