DETAIL DOCUMENT
PENETAPAN KADAR PARASETAMOL DALAM SEDIAAN TABLET KEMPA DENGAN METODE HPLC ( HIGH PERFORMANCE LIQUID CHROMATOGRAPHY )
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Anis Fitria (STUDENT ID : 1120170054)
Ahmad Albari (LECTURER ID : 0723109005)
Abdul Basith (LECTURER ID : 0715048502)
Subject
615 Farmakologi dan terapi farmakologi 
Datestamp
2022-04-22 02:50:39 
Abstract :
Kromatografi cair kinerja tinggi atau KCKT atau biasa juga disebut HPLC (Hight Performance Liquid Chromatography) adalah teknik dimana analit atau zat-zat terlarut terpisah oleh perbedaan kecepatan elusi, dikarenakan zat-zat ini melewati suatu kolom kromatografi.Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui kadar parasetamol dalam sampel berdasarkan Farmakope Indonesia. Suatu obat dikatakan bermutu jika obat yang digunakan tersebut mempunyai efek terapi yang baik dan aman dalam penggunaannya. Agar mutu obat tersebut tetap terjamin dan efektif dalam pengobatan, maka diperlukan penetapan suatu kadar zat aktif yang tepat terkandung dalam sediaan obat tersebut. Untuk memastikan bahwa sampel mengandung parasetamol maka dilakukan analisa secara kualitatif dengan metode kromatografi lapis tipis. Sedangkan pada penetapan kadar parasetamol dilakukan analisa secara kuantitatif dengan menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi dengan cara sampel diinjeksikan volume injeksi 20 µl, fase gerak aqubidest-metanol (3:1), laju alir 1 ml/menit, dan suhu kolom 30oC.Detektor yang digunakan adalah spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 248 nm. Sedangkan pada pembuatan kurva baku digunakan 5 seri konsentrasi. Penelitian ini dilakukan replikasi sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel mengandung parasetamol dan memiliki kadar sebesar 90,50 % pada replikasi 1, pada replikasi 2 sebesar 90,91% dan pada replikasi 3 sebesar 90.81 %. Hasil tersebut dapat diketahui bahwa sampel sudah memenuhi persyaratan kadar parasetamol yang berada pada rentang 90 -110 % yang tertera pada Farmakope Indonesia sebagaimana kadar parasetamol tidak boleh kurang dari 90% dan tidak boleh lebih dari 110 %. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri