Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
LAELI NUR SHOLIKAH (STUDENT ID : 20175501270166)
ULFA ULFA (LECTURER ID : 2121067401)
SUNU WAHYUDHI (LECTURER ID : 0709058902)
Subject
372 Pendidikan dasar
Datestamp
2022-04-22 03:45:26
Abstract :
Dampak COVID-19 telah menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya pada dunia pendidikan. Pemerintah telah mengeluarkan surat edaran Mendikbud No. 4 tahun 2020 Yang menetapkan belajar dari rumah (Learn from home) bagi anak sekolah dan bekerja dari rumah (Work from home) bagi guru. Kedaan tersebut membuat peran orang tua menjadi urugen dalam pembelajaran anak terkhusus pada perkembangan sosial emosional, agar anak tetap berkembang optimal meskipun dimasa pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru dan orang tua siswa KB Muslimat Nurul Ummah 01 Purwosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam perkembangan sosial emosional anak pada pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID 19 di KB Muslimat Nurul Ummah 01 Purwosari tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mempunyai peran ganda, yaitu selain menjadi orang tua yang sesungguhnya, orang tua di rumah juga berperan sebagai guru pengganti pada anak. Pembelajaran di masa pandemi yang dilakukan secara daring bisa berjalan dengan lancar apabila anak dan orang tua mampu berkolaborasi dengan baik. Pembelajaran jarak jauh sangat berdampak pada kualitas belajar siswa di KB Muslimat Nurul Ummah 01 Purwosari. Pembelajaran sebelum pandemi yang dilakukan di sekolah secara tatap muka lebih maksimal meskipun dengan waktu yang singkat, karena mereka dipantau oleh guru sehingga pembelajaran lebih maksimal. Lain halnya dengan keadaan saat pandemi COVID-19 ini, anak di rumah memiliki waktu yang lebih banyak tetapi kurang maksimal dalam belajar. Dampak yang lain adalah siswa kurang bersemangat dalam belajar karena penyampaian materi dari orang tua kurang menarik dan tidak didukung dengan alat peraga.