Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Nurul Aini (STUDENT ID : 201855010104665)
Su’udin Aziz (LECTURER ID : 2121128602)
Nawafila Februyani (LECTURER ID : 0708029101)
Subject
204 Pengalaman religius, kehidupan dan praktik
Datestamp
2022-11-11 22:54:41
Abstract :
Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat saat ini cenderung memberikan banyak kemudahan bagi individu dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-sehari. Dampaknya, kehidupan sosial masyarakat semakin individualis, bahkan menjadikan individu terbuai dengan kenikmatan kehidupan dunia semata. Jika kondisi tersebut dibiarkan begitu saja maka banyak individu akan kehilangan jati dirinya, terutama sebagai makhluk sosial maupun sebagai makhluk spiritual. Melihat kondisi tersebut maka penting dilakukan aktivitas yang dapat mengembalikan jati diri individu agar tetap bermasyarakat sesuai dengan kodratnya yaitu makhluk sosial. Berdasarkan uraian penjelasan tersebut di atas, maka dapat dikatakan bahwa tahlilan yang diikuti oleh seorang muslim secara rutin memberikan pengaruh terhadap kerukunan hidup bertetangga. Namun demikian untuk mengetahui sejauh mana kebenarannya maka perlu dilakukan penelitian secara lebih mendalam. Sebab menurut hasil pengamatan yang dilakukan peneliti selama ini, ternyata seseorang yang aktif mengikuti tahlilan tidak memiliki perilaku yang baik terhadap tetangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tahlilah rutin, kerukunan hidup bertetangga dan pengaruh tahlilan rutin terhadap kerukunan hidup bertetangga Jamaah Tahlil Miftahul Jannah Plesungan, Kapas, Bojonegoro. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jumlah populasi sekaligus menjadi sampel adalah 20 orang anggota Jamaah Tahlil Miftahul Jannah Plesungan, Kapas Bojonegoro. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa angket, sedangkan untuk memperoleh data yang yang dibutuhkan dalam penyusunan skripsi menggunakan metode wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian dibuktikan dengan product moment 1% dan 5% yaitu chi kuadrat hitung lebih besar dengan chi kuadrat tabel (0,444 < 0,807 atau rt < r0). Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya tahlilan rutin dapat meningkatkan kerukunan hidup bertetangga. Saran dalam penelitian ini meendominasikan kegiatan tahlilan dengan kegiatan lain di masyarakat untuk menarik minat masyarakat dalam mengikuti tahlilan.