DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERBAIKAN KARAKTER SANTRI ANAK JALANAN PONDOK PESANTREN MANBA’UL ULUM SUGIHWARAS BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
ILHAM FATCHUR ROZAQ (STUDENT ID : 201655010104195)
ARI ABI AUFA (LECTURER ID : 2107057802)
Subject
297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai 
Datestamp
2022-05-11 08:16:05 
Abstract :
Perbaikan karakter adalah pendidikan dimana memperbaiki sebuah karakter, karakter disini adalah karakter religious yang memfokuskan pada penanaman ketauhidan, etika, sopan santun. Dalam perbaikan karakter digunakan sebuah metode penelitian. Metode tersebut meliputi metode bilive, value, attitude dan behavior. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bagaimana metode dalam implementasi nilai-nilai pendidikan Agama Islam dalam perbaikan karakter santri anak jalanan pondok pesantren Manba?ul Ulum Sugihwaras. (2) Apa saja yang menjadi faktor pendukung dalam implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam perbaikan karakter santri anak jalanan pondok pesantren Manba?ul Ulum Sugihwaras. (3) Apa saja yang menjadi faktor penghambat dalam implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam perbaikan karakter santri anak jalanan pondok pesantren Manba?ul Ulum Sugihwaras. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan jenis penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode yang dipakai dalam implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam perbaikan karakter di pondok pesantren tersebut berjalan dengan baik. Model pembelajaran yang ada di pondok tersebut sama halnya dengan santri umum lainya, santri anak jalanan lebih ditekankan pada tata cara membaca Al-Qur?an dan menghafal juz amma, yang dilakukan setiap hari sebelum sholat shubuh. (2) faktor pendukungnya yaitu santri anak jalanan lebih kreatif dalam bidang seni dibandingkan dengan santi umum, dan kebanyakan dari mereka mampu menghafalkan juz amma dengan baik, hanya dengan mendengarkan setiap hari. (3) faktor penghambat yaitu santri yang baru masuk pondok pesantren sulit menyesuaikan adanya budaya pondok pesantren dilihat dari budaya jalananya dulu yang terbilang bebas. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri