Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Wildan Hamdani Yuwafi (STUDENT ID : 201755010104287)
HAMIDATUN NIHAYAH (LECTURER ID : 2124028403)
M. FATONI (LECTURER ID : 0710038503)
Subject
297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai
Datestamp
2022-05-12 03:13:58
Abstract :
Pondok Pesantren Al-Djufri Sumbertlaseh Dander Bojonegoro. Merupakan suatu lembaga pendidikan non formal yang bertujuan untuk pembentukan watak dan sikap. Sebagai sebuah proses, pendidikan memerlukan kedisiplinan, sementara kedisiplinan itu sendiri merupakan suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Bagaimanakah penerapan ta?zir (hukuman) santri Ponpes Al-Djufry Sumbertlaseh Dander Bojonegoro. Bagaimanakah kedisiplinan santri Ponpes Al-Djufry Sumbertlaseh Dander Bojonegoro. Bagaimanakah penerapan ta?zir (hukuman) dalam meningkatkan kedisiplinan santri Ponpes Al-Djufry Sumbertlaseh Dander Bojonegoro. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil 1 pengasuh serta 2 pengurus sebagai responden. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa Penerapan ta?zir (hukuman) santri Ponpes Al-Djufry Sumbertlaseh Dander Bojonegoro adalah Pertama, adapun bentuk-bentuk ta?zir yang diterapkan meliputi hukuman yang berupa denda, menulis kalimat toyyibah, hukuman fisik, hukuman verbal. Kedua, Adapun sistem yang diterapkan yaitu menggunakan sistem secara bertahap, Penindak lanjutan oleh keamanan, antara pengasuh dan pengurus harus selalu mengadakan RAKER, Semua kegiatan ta?zir harus dilakukan secara continue dan pemberian ta?zir harus sesuai kadar pelanggaran. Kedisiplinan santri Ponpes Al Djufri Sumbertlaseh Dander Bojonegoro adalah Pertama dalam hal waktu yakni santri lebih terlatih dan terkontrol, Kedua dalam hal kegiatan belajar banyaknya perubahan yang dilakukan santri dalam hal disiplin kegiatan belajar membuat santri menjadi lebih giat, Ketiga dalam hal kegiatan yang menyangkut tata tertib pondok. Penerapan ta?zir (hukuman) dalam meningkatkan kedisiplinan santri Pondok Pesantren Al-Djufri Sumbertlaseh Dander Bojonegoro tergolong secara efektif dengan bukti meningkatnya rasa kepatuhan santri, adanya rasa kesadaran santri serta adanya rasa tanggungjawab santri terhadap peraturan yang ada dibuktikan dengan semakin berkurangnya pelanggaran.