Abstract :
Komplikasi yang sering didapatkan dari diabetes melitus tipe II adalah gangren. Gangren disebabkan oleh kematian jaringan yang dihasilkan dari penghentian suplai darah ke organ terpengaruh. Masalah keperawatan yang sering muncul pada penderita diabetes dengan komplikasi gangren adalah kerusakan integritas kulit. Tujuan penelitian studi kasus ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan kerusakan integritas kulit pada penderita diabetes melitus tipe II komplikasi gangren.
Desain penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Populasi penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe II komplikasi gangren dengan masalah kerusakan integritas kulit. Besar sampel adalah 2 responden. Pengumpulan data menggunakan format pengkajian dan lembar observasi dengan metode wawancara dan pemeriksaan fisik. Sumber informasi adalah pasien, keluarga, dan perawat. Data dianalisa secara deskriptif.
Hasil dari studi kasus menunjukkan perbedaan setelah dilakukan tindakan rawat luka dua hari sekali dan pemberian health education, pada Ny.WK didapatkan sedikit pus pada ulkus dan balutan, serta masih terdapat tanda inflamasi. Pada Ny.RM didapatkan tidak ada pus pada ulkus dan balutan, serta tidak ada tanda inflamasi.
Simpulan hasil dari studi kasus ini adalah pemberian asuhan keperawatan selama 3 hari pada kedua pasien menunjukkan hasil yang sama yaitu tujuan teratasi sebagian. Sehingga disarankan kepada perawat agar tetap memberikan perawatan luka dan health education pada kedua pasien.