Abstract :
Bounding attachment merupakan kontak awal antara ibu dan anak yang dapat membentuk kasih sayang dan pencurahan perhatian yang saling tarik menarik antara ibu dan anak. Namun sampai saat ini masih banyak ibu yang kurang antusias untuk melakukan proses ini. Terutama pada ibu primipara, sehingga tingkat keberhasilan bounding attachment hanya sebesar 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan bounding attachment pada ibu primipara di BPS Hj. Soedarti Gasmanan Surabaya.
Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu nifas primipara di BPS Hj. Soedarti Gasmanan Surabaya sebesar 15 ibu nifas primipara. Cara pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen berupa lembar observasi, dengan pengolahan data editing, coding, tabulatingdan dianalisis menggunakan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar sebagian besar (73,3%) ibu nifas primipara tidak berhasil melakukan bounding Attachment. Hasil analisis tabel distribusi frekuensi menunjukkan bahwa umumnya ibu primipara di BPS Hj. Soedarti Gasmanan Surabaya kurang antusias dalam pelaksanaan bounding attachment.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran pelaksanaan bounding attachment pada ibu nifas primipara sebagian tidak berhasil. Untuk itu disarankan kepada masyarakat, pihak kesehatan hendaknya mencari informasi lebih banyak tentang pentingnya pelaksanaan bounding attachment, sehingga bisa mengerti dan menerapkannya dalam setiap persalinan.