Abstract :
Penggunaan IUD yang masih rendah disebabkan karena masyarakat kurang informasi dan masih tabu terhadap cara pemakaian IUD. Menurut data di Polindes Jungkarang bulan Januari-Maret 2014 dari 21 ibu hanya 1 orang yang menggunakan KB IUD. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi ibu tentang KB IUD sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan di Polindes jungkarang Kecamatan Jrengik Sampang.
Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental (One ? Group Pretest ?
Posttest Design).Populasi adalah ibu peserta KB sebanyak 21 orang, besar sampel
21 orang diambil secara total sampling, variabel yaitu KB IUD sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. data penelitian dianalisis dengan Uji T.
Hasil penelitian menunjukkan dari 21 responden sebagian besar (52,4%)memiliki persepsi yang negatif sebelum mendapatkan penyuluhan KB IUD. Sedangkan sesudah mendapatkan penyuluhan menunjukkan hampir seluruhnya (85,7%) responden mempunyai persepsi positif.Hasil uji statistikpaired t test nilai ? = 0,008 = 0,05maka ada perbedaan persepsi ibu tentang KB IUD sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan.
Simpulan penelitian ini adalah ada perbedaan perepsi ibu tentang KB IUD sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan. Diharapkan petugas kesehatan memberikan informasi tentang KB IUD pada ibu nifas agar menggunakan KB IUD setelah melahirkan.