DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN KOMPRES HANGAT DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (EMFISEMA) DI RUANG ICU ANASTESI RSAL DR. RAMELAN SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ERNAWATI, .
Subject
RC581-951 Specialties of internal medicine 
Datestamp
2022-02-09 02:57:55 
Abstract :
Emfisema merupakan salah satu penyakit paru obstruktif kronis yang dapat menyebabkan infeksi pernafasan. Masalah yang dapat muncul pada pasien dengan PPOK Emfisema adalah hipertermi (demam ). Demam adalah keadaan dimana adanya aktivitas komplek imun dan peningkatan suhu tubuh akibat adanya penyakit yang diperantarai oleh sitokin. Tujuan penulisan ini adalah menggambarkan asuhan keperawatan pasien dengan masalah keperawatan hipertermi pada kasus emfisema dengan intervensi khusus kompres hangat. Metode penerapan ini menggunakan studi kasus asuhan keperawatan pada satu pasien dan melakukan pengkajian, diagnosa keperawatan, rencana tindakan keperawatan, tindakan keperawatan, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan tindakan kompres hangat pasien mengalami penurunan suhu tubuh secara bertahap yaitu suhu 38,9 sampai 37,6 C. Simpulannya adalah dengan pemberian kompres hangat secara rutin dapat menurunkn suhu tubuh pada pasien dengan emfisema, dan dampak fisiologis adalah memvasodilatasikan perifer sehingga meningkatkan pengeluaran panas tubuh. Diharapkan pada pelayanan keperawatan agar menerapkan kompres hangat bagi klien yang mengalami hipertermi (demam). 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya