DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK DISTRAKSI (IMAJINASI TERBIMBING) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PASCA OPERASI APPENDICITIS DI RS. BHAKTI RAHAYU SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
PURWANINGSIH, LILA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2017-06-15 03:26:52 
Abstract :
Appendicitis merupakan inflamasi akut pada kuadran bawah kanan rongga abdomen Penyakit ini di kalangan masyarakat dikenal dengan sebutan usus buntu, dan dapat menyerang anak maupun dewasa. Faktor perilaku yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab karena rendahnya mengkonsumsi serat. Apabila peradangan pada apendiksitis tidak segera mendapatkan pengobatan atau tindakan, maka usus buntu akan pecah sehingga infeksi bakteri akan menyebar, hal tersebut memungkinkan seseorang dilakukan operasi. Klien pasca operasi appendicitis sering ditemukan mengalami nyeri. Tingkatan dan arti nyeri yang dialami setiap klien berbeda-beda. Salah satunya nyeri ditandai dengan rasa kaku, tertusuk dan tertekan pada abdomen yang menyebabkan klien merasa tidak nyaman dan tidur sering terganggu, sehingga klien merasa lelah akibat tidur yang tidak efektif. Selain itu ketidaknyamanan juga harus segera di atasi, karena kenyamanan merupakan kebutuhan dasar ma nusia. Keadaan ini akan mengganggu proses penyembuhan apabila klien mengabaikannya, sehingga akan menyebabkan nyeri bertambah berat. Penatalaksanaan untuk mengurangi nyeri pasca operasi Appendicitis mencakup terapi farmakologis dan terapi nonfarmakologis. Salah satunya yaitu dengan teknik distraksi (imajinasi terbimbing). Terapi distraksi (imajinasi terbimbing) efektif dapat menurunkan persepsi nyeri dengan menstimulasi system kontrol desenden yang mengakibatkan sedikit stimuli nyeri yang ditransmisikan ke otak. Selain itu ketegangan otot dan ketidaknyamanan akan dikeluarkan sehingga tubuh menjadi rileks dan nyaman. Petugas kesehatan selain memberikan kenyaman juga memberikan KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi) tentang penyebab nyeri, anjurkan klien untuk menghindari stres, serta memberikan tindakan lain dengan mengalihkan nyeri ke hal-hal yang menyenangkan 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya