DETAIL DOCUMENT
UJI SENSITIVITAS BAKTERI Staphylococcus Aureus TERHADAP PERASAN DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
MUFIDAH, ITA ACHIATUL
Subject
RC109-216 Infectious and parasitic diseases 
Datestamp
2022-01-31 06:31:57 
Abstract :
Daun katuk (Sauropus androgynous (L). Merr.) diduga mengandung antibiotik yang dapat menekan jumlah pertumbuhan bakteri gram positif dan Staphylococcus aureus termasuk golongan bakteri gram positif. Kandungan flavonoid pada daun katuk mempunyai aktifitas antibakteri yang dapat berinteraksi dengan DNA bakteri. Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang secara invitro dapat menyebabkan penyakit periodontal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perasan daun katuk terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tujuh perlakuan. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi 0 % (sebagai kontrol negatif), 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dan 1 kontrol positif (antibiotik Amoksisilin) , dengan 4 kali ulangan. Sampel penelitian ini adalah air perasan daun katuk dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% dan isolat Staphylococcus aureus. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air perasan daun katuk pada konsentrasi 100%, 80%, 60%, 40% tidak terdapat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa air perasan daun katuk pada konsentrasi 100%, 80%, 60%, 40%, dan 20% bersifat bakteriostatik sehingga air perasan daun katuk tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian berikutnya perlu dilakukan peningkatan metode ekstraksi serta perlu ditingkatkan jumlah perlakuan dan ulangan. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya