Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
DEWI, DYAH LESTARI KRISTI
Subject
RG500-991 Obstetrics
Datestamp
2018-03-02 21:00:56
Abstract :
Pantang makanan masih banyak dilakukan oleh ibu nifas di Indonesia. Pantang makanan dapat menyebabkan proses penyembuhan jalan lahir dan produksi ASI terganggu, daya tahan tubuh menurun, infeksi, serta kebutuhan nutrisi bayi tidak terpenuhi. Beberapa faktor yang mempengaruhi pantang makanan adalah budaya dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran budaya dan pendidikan sebagai faktor yang mempengaruhi pantang makanan pada ibu nifas di RB Ibu Kartini Surabaya.
Rancang bangun penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah ibu nifas di RB Ibu Kartini Surabaya sebesar 32 ibu nifas dan sampelnya sebesar 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, pengolahan data dilakukan dengan cara editing, coding, dan tabulasi, hasil akhir dianalisis dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 orang responden, sebagian besar (53,3%) melakukan budaya pantang makanan, sedangkan hasil tingkat pendidikan menunjukkan bahwa responden setengahnya (50,0%) berpendidikan dasar.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu nifas melakukan pantang makanan yang disebabkan karena pengaruh budaya pantang makanan serta rendahnya pendidikan ibu nifas. Untuk itu diharapkan bidan memberikan penyuluhan pada ibu nifas, suami, maupun orang tua dan memberikan leaflet tentang kebutuhan nutrisi masa nifas.