Abstract :
Perawatan payudara penting untuk dilakukan pada masa nifas karena dapat melancarkan produksi ASI. Namun banyak ibu yang belum melakukan perawatan payudara. Di RB Ibu Kartini Surabaya yang melakukan hanya sekitar 40% ibu nifas. Banyak faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perawatan payudara diantaranya petugas kesehatan, pengetahuan, pekerjaan dan motivasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perawatan payudara di RB Ibu Kartini Surabaya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang dirawat serta ibu nifas yang melakukan kunjungan ulang masa nifas di RB Ibu Kartini Surabaya sebesar 32 orang. besar sampel 30 responden dengan menggunakan teknik non ? probability sampling dengan metode purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan pekerjaan ibu nifas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan cara editing, coding, tabulating, dan analisis data secara deskiptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan tabulasi silang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 reponden hampir setengah responden (43,3 %) mempunyai tingkat pengetahuan kurang dan sebagian besar responden (56,7%) bekerja.
Simpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan dan pekerjaan adalah faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perawatan payudara pada masa nifas. Dalam hal ini petugas kesehatan sebaiknya meningkatkan pemberian penyuluhan tentang perawatan payudara yang benar dan memberikan leaflet serta demonstrasi tentang cara melakukan perawatan payudara yang benar.